FKSP dorong Kapolresta cegah peredaran miras dan pekat di Kota Semarang.
FKSP mendorang Kopolresta cegah peredaran miras dan pekat di Kota besar Semarang, Jawa Tengah.
Kapolrestabes Semarang Perkuat Komunikasi dengan Tokoh Agama, Wujudkan Kamtibmas Kota Tetap Aman dan Kondusif
Polrestabes Semarang terus memperkuat sinergi dengan para tokoh agama sebagai langkah menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Semarang. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan dialog bersama Forum Komunikasi Kyai Santri Pancasila (FKSP) yang berlangsung di Ruang Wira Pratama Lantai 2 Polrestabes Semarang, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kombes Pol Heri Wahyudi dan dihadiri sejumlah pejabat utama Polrestabes Semarang, di antaranya Kasat Binmas AKBP Herry Tristiyono, S.H., Kasat Intelkam AKBP Tatang Yulianto, S.I.K., serta Kasi Humas Polrestabes Semarang Kompol Riki Fahmi Mubarok.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran FKSP yang dipimpin Dewan Syuro KH Sun Djok San dan Ketua Umum KA Robani Albar menyampaikan komitmen untuk bersama-sama menjaga Kota Semarang tetap aman, damai, dan harmonis melalui pendekatan dakwah serta kegiatan keagamaan yang selaras kondisi kota Semarang. Robani menambahkan karena semarang ibu kota Jawa Tengah memohon agar jajaran polresta Semarang mencegah dan membatasi peredasan miras dan pekat, karrna itu penyebab dari biang keroknya atas tindak kejahatan,
Silaturahmi FKSP ini, selain mempererat antara ulama dan umaro, kiai dan santri dalam dialog tersebut FKSP juga menyoroti suber kejahatan yaitu maraknya peredaran minuman keras di Kota besar Semarang. Para tokoh agama berharap adanya langkah pengendalian dan penindakan yang lebih intensif guna melindungi generasi muda dari pengaruh negatif agar semarang lebih kundusif." imbuh Robani.
Menanggapi berbagai masukan dari tokoh agama tersebut, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Heri Wahyudi menegaskan bahwa komunikasi aktif antara kepolisian dan tokoh agama menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
“Kami sangat mengapresiasi masukan dan dukungan dari para tokoh agama. Sinergi antara ulama dan umaro menjadi kekuatan penting dalam menjaga Kota Semarang agar tetap aman, damai, dan harmonis. Polrestabes Semarang akan terus menggandeng seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan bersama,” ungkapnya.
Kapolrestabes juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya pencegahan maupun penindakan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk peredaran minuman keras yang menjadi perhatian para tokoh agama.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk Polri dan keamanan Kota Semarang yang dipimpin oleh KH Sun Djok San.
(By: as.Polri.co.id)


Post a Comment