Perkuat Toleransi Lintas Iman.
Perkuat Toleransi Lintas Iman,
Rawat dan kita perkuat toleransi kerukunan dalam lintas iman untuk Rumah Kita indonesia raya NKRI harga mati, Pancasila pemersatu bangsa.
_Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum..._
Hadirin yang dimuliakan Allah, hari ini kita ngaji bukan cuma Qur’an dan kitab. Kita ngaji Pancasila, ngaji Sila 1: Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila 1 ini pondasi. Kalau pondasi kuat, tembok toleransi tidak roboh.
*1: Beda iman itu sunnatullah, bukan musibah*
Allah berfirman dlm QS. Al-Hujurat 13: _“Kami ciptakan kamu bersuku-suku dan berbangsa-bangsa supaya kamu saling mengenal”_.
Tujuan beda agama: _li ta’arofu_ = saling kenal, saling bantu. Bukan _li tataqotalu_ = saling bunuh.
Contoh: Nabi di Madinah bikin Piagam Madinah. Muslim, Yahudi, Nasrani hidup 1 kota, 1 hukum, saling jaga.
*2: Toleransi ≠ campur aduk akidah*
Toleransi itu “lakum dinukum waliyadin” - untukmu agamamu, untukku agamaku. Kita hormati ibadahnya, jaga rumah ibadahnya, tidak ganggu keyakinannya.
Tapi tidak berarti ikut ritualnya kalau beda akidah. Santri itu jelas: kuat iman, luas wawasan.
*3: Ada 3 Cara Praktis Perkuat Toleransi Hari Ini*
1. *Tutup telinga dari provokator*: Hoaks agama paling laku. Cek dulu, share kemudian. Kalau ragu, tanya kiai/RT, jangan tanya Google.
2. *Buka pintu untuk tetangga*: Idul Fitri kasih kue ke tetangga non-muslim. Natal kita jaga gereja biar jamaah khusyuk. Itu ngaji Sila 2: Kemanusiaan yang adil.
3. *Satukan langkah untuk peduli*: ada Banjir kita gotong royong. Jalan rusak kita gotong royong. Musuh kita kemiskinan, bukan beda iman.
*3. Satu kapal NKRI* Kita Umaro, ulama, masyarakat, kiai, santri, warga, kita semua penumpang 1 kapal namanya Indonesia. Kalau ada yang lubangi kapal pakai isu SARA, kita semua tenggelam.
Maka mari kita kuatkan 3S: *Sapa, Senyum, Sayangi*. Karena toleransi lahir dari sapa, senyum, sayang bukan dari debat.
Mari kita amalkan. Santri ngaji, santri ngabdi, santri ngopeni bangsa. NKRI Harga mati." _Wassalamu’alaikum..._
*Kalimat kunci buat diulang biar nempel:*
“Tetangga beda iman itu titipan Allah, bukan ancaman Allah.”
Bagian dari:
Ukuwah basyariyah....
Ukuwah watoniyah...
Ukuwah islamiyah...
By Ketua FKSP: Forum Kiai Santri Pancasila. (K. A. Robani Albar, SH. MH.)
#bpip
#lentera
#setarainstitus
#nkrihargamati

Post a Comment