Pencetus Yel-yel DEMOKRASI : PANCASILA K.A. Robani Albar Kp. Pancadila 2019.
PENCETUS YEL-YEL "DEMOKRASI: PANCASILA" adalah K. A. ROBANI ALBAR, SH. MH. juga pendiri Kampung Pancasila yang di resmikan pada hari Jumat Tanggal 12 April 2019 Jl. Karang Tengah 2 Genuksari, Kecamatan Genuk Kota Semarang.
Semarang, 17 September 2026, Fjg online - Menanggapi maraknya penggunaan yel-yel *"DEMOKRASI: PANCASILA"* dalam berbagai aksi, diskusi kebangsaan, dan kegiatan kepemudaan di seluruh Indonesia, Forum Kiai Santri Pesantren Indonesia (FKSP) menegaskan bahwa yel-yel tersebut dicetuskan oleh Ketua Umum FKSP Indonesia, *K. Achmad Robani Albar, SH. MH.*.
Yel-yel yang kini viral dan membakar semangat nasionalisme tersebut lahir dari *Kampung Pancasila, Kelurahan Genuksari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah.*
*Kronologi Pencetusan:*
Yel-yel *"DEMOKRASI: PANCASILA"... DEMOKRASI: PANCASILA..."*
Pertama kali dicetuskan oleh K. Achmad Robani Albar pada saat kegiatan Sarasehan Kebangsaan dan konsolidasi Kisapa ( Kiai Santri Pancasila MT Alfadilah di Kampung Pancasila Genuksari, Genuk, Semarang, sebagai jawaban atas kegelisahan terhadap praktik demokrasi yang dinilai semakin jauh dari nilai-nilai luhur Pancasila yang sesungguhnya.
Menurut Achmad Robani Albar, yel-yel ini bukan sekadar teriakan, melainkan *penegasan sikap dan doktrin perjuangan*.
> "Saat demokrasi diteriakkan tanpa Pancasila, maka yang lahir adalah anarki, oligarki, dan bebas tanpa etika. Maka kita jawab: DEMOKRASI: PANCASILA! Artinya, setiap demokrasi harus ber-Sila, beretika, ber-Tuhan, ber-Kemanusiaan, ber-Persatuan, ber-Musyawarah, dan ber-Keadilan. Itu yang lahir dari Kampung Pancasila Genuk," tegas Achmad Robani Albar yang akrab disapa Yi Robani.
*Makna Filosofis Yel-Yel DEMOKRASI: PANCASILA:*
1. *DEMOKRASI TANPA PANCASILA = LIBERAL & ANARKIS*
2. *PANCASILA TANPA DEMOKRASI = OTORITER*
3. *DEMOKRASI : PANCASILA = DEMOKRASI YANG BERKEADABAN DAN BERKETUHANAN*
FKSP mencatat yel-yel ini kini telah digunakan di berbagai kampus, pesantren, hingga aksi-aksi kebangsaan di Semarang Jakarta, Yogyakarta, Surabaya dan kota-kota lain, dan telah menjadi identitas gerakan moral Kiai santri pancasila .
FKSP berharap dengan penegasan ini, tidak ada lagi klaim sepihak dan sejarah tetap diluruskan bahwa yel-yel kebangsaan tersebut lahir dari rahim Yi Robani santri, dari *Kampung Pancasila Genuksari,Genuk, Kota Semarang*.
Demikian sampaikan untuk meluruskan sejarah dan menjadi catatan srjarah pers nasional Indonesia,"Tegas Robani.
Kiai Robani juga menambahkan tentang *YEL YEL : NKRI : HARGA MATI"* ,... pencetusnya adalah Beliau Romo Kiai Lim Imam Puro Klaten pengasuh ponpes Pancasila Klaten, Beliau pertama di cetuskan pada saat aksi dedepan Presiden Suharto.
Pencetus Yel-Yel DEMOKRASI: PANCASILA"
*K. ACHMAD ROBANI ALBAR, SH. MH.*
Ketua Umum FKSP Indonesia/
Pendiri Kampung Pancasila
Di Genuksari, Genuk, Kota Semarang.
WA: 081325400211.

Post a Comment