9 KADER ORMAS ISLAM DIRIKAN FKSP
9 orang tokoh/kader ormas Islam menandatangani Dokumen Pendirian FKSP (Forum Kiai Santri Pancasila).
Semarang, 2 Pebuari 2026 Fjg online, Serambi Masjid Al-Wali di Ketileng, Semarang, Senin sore itu, terasa lebih hening dari biasanya. Bukan karena tak ada suara, melainkan karena orang-orang yang hadir seolah sepakat menurunkan volume diri masing-masing. Di ruang terbuka yang menjadi peralihan antara dalam dan luar, antara sakral dan sosial, selembar naskah berita acara diletakkan di atas meja sederhana. Kertas itu kelak menandai lahirnya Forum Kiai Santri Pancasila (FKSP).
Penandatanganan dokumen itu berlangsung tanpa seremoni berlebihan. Satu per satu para penggagas dan pendiri membubuhkan tanda tangan bersama 9 orang/tokoh para kader ormas Islam: Achmad Robani Albar (Kader NU), Sunardi Djoko Santosa (Kader LDII), Gunoto Saparie (Kader ICMI), Indriyanto (Kader Muhammadiyah), Sanusi (Kader JAI), Maryana (Purnawirawan Polri), Bambang Wuragil Untung (Kader Islam Tionghwa), A. Haryadi (Kader Madlaul Anwar), dan Suwarto (Kader TNI). Tinta yang mengalir dari pena-pena itu bukan sekadar formalitas administratif, melainkan penegasan kehendak bersama, sebuah ikhtiar untuk merawat ruang temu Islam dan kebangsaan. Beberapa pendiri yang kebetulan tidak hadir tetap melakukan penandatanganan dokumen di rumah atau di kantor mereka masing-masing. Kelak berdasarkan dokumen itu akte pendirian FKSP pun dinotariskan.
Achmad Robani Albar, yang didapuk sebagai Ketua FKSP, memulai penjelasannya dengan nada tenang. Ia menyebut bahwa gagasan pendirian forum ini tidak lahir dari ruang seminar atau rapat resmi, melainkan dari aktivitas Kampung Pancasila di Genuk, Semarang. Di sana mulai dari Hari Jumat 12 April 2026 sampai sekarang, ada ngajibrutinan setiap Selasa malam, digelar ngaji pancasila dengan kajian agama Islam yang terbuka bagi beragam aliran dan organisasi kemasyarakatan Islam (ormas islam). "Pengajian itu," kata Robani, "ternyata bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang saling mendengar lintas antar ormas islam. Ngaji Pancasila puluhan penceramahnya Para Dai lintas ormas islam dan ratusan Jamaah Santrinya lintas komunitas ormas islam dan Islam KTP alias abangan juga banyak ."imbuh Robani.
(By: Gunoto Safarie)


Post a Comment