FKSP Hadir Doa Bersama Pendeta se Jawa Tengah.
KETUA UMUM FKSP HADIRI DOA BERSAMA PENDETA-PENDETA SE JATENG UNTUK INDONESIA YANG AMAN DAMAI” BERSAMA BAMAKNAS JATENG*
Semarang, 16 Juni 2026, Fjg online, K.A. Robani Albar Ketua Forum Kiai Santri Pancasila FKSP menegaskan komitmennya menjaga keutuhan NKRI dengan menghadiri Doa Bersama para pendeta - pendeta“ se Jateng untuk Indonesia yang Aman Damai” yang digelar BAMAKNAS Jawa Tengah, Senin 16 Juni 2026 di Gedung Gradika Bhakti Praja, Semarang.Pdt Yermia Suprayitno Ketua Bamaknas Jawa Tengah menyampaikan bahwa acara ini sengaja di gelar untuk mendoakan bangsa Indonesia kusus nya Jawa Tengah agar tetap aman, damai dan kudusif, dan me ucapkan tetimakasih kepada pemerintah jawa tengah yang mrmfasilitasya dan juga para saudara semua yang telah mendukung terselegaranya acara ini dengan sukses dan lancar, mohon maaf segala kekurangan dan kesalahan." Imbuh Pdt Supra.
Wakil Gubetnur Jawa Tengah Gus Yasin Maimun dalam sambutanya menyampaikan dukungan nya atas terselegaranya acara doa bersama para pendeta se Jawa Tengah ini di harapkan mampu untuk bersama mewujutkan Jateng yang Aman, Damai, Sejahtra dalam lindungan dan karunia Tuhan semesta alam. Sedang kan Samsudin Kepala biro kesra Jawa Tengah menjawab pertanyaan tertulis yang di sampaikan kepada para peserta mengharap acara ini dapat mencaga toleransi, kerukunan dan kebersamaan seluruh eleman masyarakat Jawa Tengah dan Indonesia.
Kyai Robani Ketua Umum FKSP hadir langsung bersama jajaran pengurus dan para pendeta, para tokoh lintas iman, para sesepuh se-Jateng. Doa bersama para pendeta ini mengusung tema persatuan, tenggang rasa, dan ngopeni wong cilik agar Jawa Tengah tetap kondusif di tengah dinamika nasional yang memanas di medsos akir-akhir ini.
“Kami datang bukan sebagai penonton, tapi sebagai bagian misi FKSP menjadi pelayani umat dan masyarakat lintas iman demi bangsa dan negara yang berpancadila. Doa para pendeta itu benteng paling kokoh bagi Jawa Tengah dan Indonesia. Tanpa doa, tanpa akhlak, pembangunan sebesar apapun akan rapuh,” tegas Ketua Umum FKSP.
Dalam forum tersebut FKSP menyampaikan 3 pesan untuk semua elemen masyarakat Jawa Tengah:
1. Guyub Rukun*: Beda iman boleh, beda hati jangan. Kita kuat karena toleransinya.
2. Ngopeni Wong Cilik: Kebijakan harus berpihak pada rakyat kecil yang tertindas.
3. Cinta Agama Cinta Negara*: Tauhid jadi kompas, Pancasila jadi rumah. Dua-duanya harus dijaga supaya hidup beragama yang darrusalam.
Acara ditutup dengan foto dan ramah tamah untuk bangsa, keamanan daerah, serta keberkahan kepemimpinan Jawa Tengah.
FKSP mengajak seluruh warga Jateng untuk menjadikan penggerak sebagai momentum muhasabah bersama. “Kalau Jateng aman, Indonesia ikut aman. Kalau Jateng damai, Indonesia ikut damai,” pungkasnya.
*Tentang FKSP*
Forum Kiai Santri Pancasila adalah wadah para kiai, santri, dan cendekiawan muslim lintas kader muslim yang berkomitmen mengawal 4 Pilar Kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
By tyo.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
Post a Comment