Survei Pengamalan Pancasila di Kota Semarang.
Kecamatan Genuk Basis Kampung Pancasila Peringkat ke-9 dari 16 Kecamatan Di Kota Semarang, PSHPI Dorong Penguatan Implementasi Nilai-Nilai Pancasila.
Semarang - Hasil Survei Indeks Pengamalan Pancasila Kota Semarang Tahun 2025 menunjukkan Kecamatan Genuk menempati peringkat ke-9 dari 16 kecamatan dengan nilai rata-rata 78,22. Padahal, Genuk selama ini dikenal sebagai salah satu basis Kampung Pancasila di Kota Semarang.
Pengamat Sosial, Hukum, dan Politik Indonesia (PSHPI), Adi Setijawan, SH, menilai hasil survei tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pemangku kepentingan agar implementasi nilai-nilai Pancasila semakin diperkuat di tengah masyarakat.
Menurut Adi, perhatian juga perlu diberikan kepada Kecamatan Gajah Mungkur yang memperoleh nilai terendah dalam survei, yakni 72,08. Ia menilai kondisi tersebut menjadi peringatan agar pemerintah bersama masyarakat meningkatkan berbagai program pembinaan dan pengamalan Pancasila secara lebih terukur
"Data ini bukan untuk saling menyalahkan, melainkan menjadi bahan evaluasi bersama. Pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dunia pendidikan, hingga organisasi kemasyarakatan perlu memperkuat upaya membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," ujar Adi.
Sementara itu, penggagas Kampung Pancasila di Kecamatan Genuk, Achmad Robani, menyampaikan keprihatinannya atas posisi Genuk yang belum mampu masuk jajaran peringkat teratas, meski memiliki berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penguatan ideologi Pancasila.
Menurutnya, Kampung Pancasila di Genuk merupakan salah satu yang pertama di Indonesia dan secara rutin menggelar berbagai kegiatan, termasuk Ngaji Pancasila setiap hari Selasa sebagai media edukasi kepada masyarakat.
Robani menilai terdapat beberapa faktor yang memengaruhi capaian tersebut, di antaranya masih minimnya publikasi kegiatan Kampung Pancasila melalui media sosial, kurang optimalnya dukungan dari pemerintah, serta belum maksimalnya pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam butir-butir Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
"Kami berharap Pemerintah Kota Semarang, khususnya Kecamatan Genuk, dapat lebih menggalakkan program pembumian Pancasila sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya benar-benar dipahami dan diamalkan oleh masyarakat," katanya.
Berdasarkan hasil penelitian LPPM Unnes yang bersumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang Tahun 2025, Kecamatan Gayamsari menjadi kecamatan dengan nilai Indeks Pengamalan Pancasila tertinggi, yaitu 89,53, disusul Ngaliyan (87,89) dan Gunungpati (85,38). Sementara Gajah Mungkur berada pada posisi terbawah dengan nilai 72,08.
Hasil survei tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan dan penguatan program pembinaan ideologi Pancasila di seluruh kecamatan di Kota Semarang agar implementasi nilai-nilai Pancasila semakin merata dan berkelanjutan.
(Red)



Post a Comment