Indahnya Kebersamaan lintas islam di Kp.Pancasila, Bulu Semarang
Kader lintas Islam ber ukuwah dalam rangka Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW diantara nya dari NU, Muhammadiyah, MUI, MA, IPHI, FKSP Ber ukuwah islamiyah, berkidmah dan Bertawadhu’ didalam acara Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW*
SEMARANG 11 Sebtember 2026, Fjg online – Semangat ukhuwah Islamiyah kembali menguat, Para kader dan tokoh dari NU, Muhammadiyah, MUI, MA, IPHI dan berbagai ormas Islam se- Kota Semarang berkumpul dalam Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di MTB Darussalam, Kampung Pancasila Bulu Kota Semarang.
Acara ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar umat, sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hadir dalam kegiatan tersebut para alim ulama, pimpinan ormas, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah dari berbagai komunitas masyarakat umum. Suasana khidmat terasa sejak pembacaan sholawat, pembacaan Maulid Al-Barzanji, hingga tausiyah agama yang di sampaikan oleh DR. FAHRUROZI, MA. Ketua Muhammadiah Kota Semarang.
Untadz Fahrur menyampaikan," Maulid Nabi Muhammad SAW ini bukan hanya seremoni. Ini ruang kita untuk menyatukan langkah, menguatkan ukhuwah, dan mengamalkan nilai-nilai Rasulullah di masyarakat umum, terutama memberi contoh dalam lingkup keluarga, tetangga, Saudara kita," ujar Ustadz Fahur.
Pengajian Akbar ini digagas sebagai bentuk sinergi antar elemen umat Islam di Kota Semarang berbagai tokoh agama dan tokoh masyarakat, Camat, Lurah dan unsur ormas yang ada di kota Semarang dalam menjaga kerukunan dan membangun ukuwah islamiyah dan peradaban yang rahmatan lil ‘alamin. Dan di meriahkan oleh Grup Rebana Al Khoiriyah Bulu Kota Semaran, "Kata Panitia Agus Hariyadi.
Achmad Robani Albar Ketua FKSP (Forum Kiai Santri Pancasila) Kami menyampaikan 3 hal penting:
*Pertama, Maulid Nabi adalah momentum meneladani akhlak Rasulullah. Akhlak yang mengajarkan kasih sayang, toleransi, dan persatuan.
*Kedua, menjaga *kerukunan umat Islam* adalah kewajiban kita. Dan tidak kalah penting, menjaga, kerukunan dengan umat lintas iman lainnya. Karena damai itu indah, dan kuatnya NKRI ada pada keberagaman kita.
*Ketiga, mari kita bingkai semua amaliyah dan ubudiyah kita dalam bingkai NKRI. Beribadah dengan khusyu’, bernegara dengan cinta tanah air, "cinta agama cinta negara
Semoga silaturahmi NU, Muhammadiyah, MUI, MA, IPHI, FKSP dan semua elemen di ruangan ini semakin erat. Semoga Kota Semarang semakin barokah." Imbuh Robani
Kegiatan ditutup dengan doa untuk keselamatan bangsa, negara Indonesia, Jawa Tengah, Kota Semarang, dan para jamaah yang hadir oleh Ustadz Farur Rozi.
(By tim & tyo)



Post a Comment